Ketergantungan Energi: Nigeria dan Arab Saudi Jadi Pemasok Utama Minyak RI

Berita, Nasional143 Views

JAKARTA, BABELSCOPE – Indonesia terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan mendatangkan minyak mentah dari berbagai belahan dunia. Berdasarkan data terbaru tahun 2024, Nigeria dan Arab Saudi masih menjadi pemain kunci sebagai negara asal impor minyak terbesar bagi Tanah Air.

Nilai impor minyak dari Nigeria tercatat mencapai angka fantastis sebesar USD 2,56 miliar, menjadikannya pemasok nomor satu. Posisi kedua ditempati oleh raksasa minyak Timur Tengah, Arab Saudi, dengan nilai transaksi sebesar USD 2,05 miliar.

Diversifikasi Pasokan hingga Benua Afrika

Menariknya, dominasi negara-negara Afrika dalam memenuhi kebutuhan kilang dalam negeri cukup signifikan. Selain Nigeria, Angolaberada di peringkat ketiga dengan nilai impor USD 1,66 miliar, disusul oleh Gabon yang menyumbang USD 1,04 miliar.

Langkah diversifikasi ini menunjukkan strategi Indonesia untuk tidak bergantung pada satu wilayah saja dalam menjaga stok BBM nasional.

Berikut adalah daftar 10 negara asal impor minyak RI tahun 2024 berdasarkan nilainya:

Tantangan Swasembada Energi

Meskipun Indonesia berupaya meningkatkan produksi minyak mentah melalui pengeboran sumur-sumur baru, ketergantungan pada impor tetap tinggi seiring meningkatnya konsumsi masyarakat.

Beberapa negara tetangga di Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam dan Malaysia juga masuk dalam jajaran 10 besar, meski dengan angka yang jauh lebih kecil dibandingkan pemasok dari Afrika dan Timur Tengah.

Data ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk terus menggenjot transisi energi dan efisiensi penggunaan bahan bakar fosil agar beban impor tidak terus membengkak di masa depan.

Sumber Data: The Observatory of Economic Complexity (OEC), 2024.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *